Pages

About LeetPress

Latest Media

Latest from Twitter

Sabtu, 26 April 2014

Cara Membuat Search Form Responsive

Membuat sebuah Search form adalah hal sederhana yang mungkin orang-orang yang mengenal HTML dan CSS bisa membuatnya. Namun kali ini saya ingin berbagi pengalaman dalam membuat search form yang responsiveDalam membuat search form ini, kita perlu menggunakan property dari CSS yaitu "position".
Jika masih bingung dalam penggunaan property position, teman-teman bisa melihat referensi langsung nya dari w3schools.

Langsung saja berikut code untuk membuat search form responsive:

Kode HTML:

<form class="searchform">
  <input type="text" name="s">
  <input type="submit" value="Search" title="Search Button">
</form>


Kode CSS:

.searchform{
  position:relative
}
.searchform input[type="text"]{
  background: #EBEBEB;
  height: auto;
  -webkit-border-radius: 0;
  -moz-border-radius: 0;
  border-radius: 0;
  margin-bottom: 0;
  padding: 7px;
  border: none;
  float: left;
  color: #5F5F5F;
  width: 100%;
  height: 34px;
  float: none;
  padding-right: 70px;
  -webkit-box-sizing: border-box;
  -moz-box-sizing: border-box;
  box-sizing: border-box;
}
input[type="submit"]{
  background: #6B6B6B;
  border: none;
  padding: 7px;
  color: #fff;
  height: 34px;
  position: absolute;
  bottom: 0;
  right: 0;
  margin:0
}

Cara membuat menu Dropdown dengan CSS

Pada artikel kali ini saya akan mencoba berbagi tutorial tentang membuat menu dropdown dengan CSS. Sesuai dengan judulnya jadi disini kita hanya menerapkan code CSS dan tidak menggunakan javascript.

Pertama buatlah struktur HTML dari menu yang ingin di gunakan:

<nav>
<ul>
<li><a href="#">Home</a></li>
<li><a href="#">Artikel</a></li>
<li><a href="#">Contact</a></li>
<li><a href="#">Profile</a></li>
</ul>
</nav>

Diatas adalah menu utama dan sekarang coba buat submenu, misalkan:

<nav>
<ul>
<li><a href="#">Home</a></li>
<li><a href="#">Artikel</a>
<ul>
<li><a href="#">WordPress</a></li>
<li><a href="#">Photoshop</a></li>
<li><a href="#">Web Design</a>
<ul>
<li><a href="#">HTML</a></li>
<li><a href="#">CSS</a></li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>
<li><a href="#">Contact</a></li>
<li><a href="#">Profile</a></li>
</ul>
</nav> 
Setelah anda membuat submenu, silahkan anda cek menu yang anda buat tadi. Memang terlihat kurang menarik dan biasa saja karena kita belum menambahkan style pada menu tersebut. Berikut code css yang membuat dropdown anda berjalan dengan baik: 
nav ul ul {
display: none;
}

nav ul li:hover > ul {
display: block;
}
nav ul {
background: #efefef;
padding: 0;
list-style: none;
position: relative;
display: inline-table;
}
nav ul:after {
content: ""; clear: both; display: block;
}
nav ul li {
float: left;
}
nav ul li:hover {
background: #4b545f;
}
nav ul li:hover a {
color: #fff;
}

nav ul li a {
display: block; padding: 25px 40px;
color: #757575; text-decoration: none;
}
nav ul ul {
background: #5f6975; border-radius: 0px; padding: 0;
position: absolute; top: 100%;
}
nav ul ul li {
float: none;
border-top: 1px solid #6b727c;
border-bottom: 1px solid #575f6a;
position: relative;
}
nav ul ul li a {
padding: 15px 40px;
color: #fff;
}
nav ul ul li a:hover {
background: #4b545f;
}

nav ul ul ul {
position: absolute; left: 100%; top:0;
}

Berikut penjelasan dari code css:

nav ul ul {
display: none;
}

nav ul li:hover > ul {
display: block;
}

Code ini mengartikan, bahwa elemen yang memiliki submenu, tidak akan di tampilkan. Dan akan tampil ketika terjadi hover pada li yang mempunyai submenu.

nav ul ul {
background: #5f6975; border-radius: 0px; padding: 0;
position: absolute; top: 100%;
}
nav ul ul li {
float: none;
border-top: 1px solid #6b727c;
border-bottom: 1px solid #575f6a;
position: relative;
}

Code ini adalah styling untuk submenu. Artikel mempunyai submenu WordPress, Photoshop dan Web Design. Nah style ini dimaksudkan untuk submenu.
Jika sudah maka tampilan akhir dari code diatas adalah seperti ini:

                           

Komplemen Pada Sistem Bilangan















      Pengurangan Bilangan Dengan Menggunakan Metode Komplemen

          Metode pengurangan binary biasa dilakukan oleh manusia, untuk komputer biasanya menggunakan metode  komplemen (complement) yaitu :
   - Komplemen basis min – 1 ( Radix minus one complement )
    - Komplemen basis ( Radix )

           Komplemen pada dasarnya merubah bentuk pengurangan menjadi bentuk pertambahan.
Dalam sistem desimal, ada 2 macam komplemen yaitu :


     - Komplemen 9 ( 9’s complement )
    - Komplemen 10 ( 10’s complement )

             Dalam sistem biner :

- Komplemen 1 ( 1’s complement )
- Komplemen 2 ( 2’s complement )

          Komplemen Pada Sistem Digital :
  1.  Komplemen 9 (9's complement)
            Komplemen 9 dari suatu bilangan desimal delakukan dengan cara mengurangkan angka 9 untuk masing – masing digit dalam bilangan pengurang.

      contoh :
          Komplemen 9 dari 24 adalah 75, yaitu : 99 – 24 = 75

           Komplemen 9 dari 321 adalah 678, yaitu : 999 – 321 = 678

      Pengurangan biasa Komplemen 9 Dalam komplemen 9 digit yang paling  kiri ditambahkan pada digit paling kanan.
Þ859
523 _ 476 +336 13351 +336

    2.) Komplemen 10 (10's complement)

            Komplemen 10 dari suatu bilangan dilakukan dengan cara, hasil komplemen 9 ditambah 1 ( cari komplemen 9 lalu ditambah 1 ).     3.) Komplemen 1 ( 1’s Complement )

      Komplemen 1 dari suatu bilangan biner dilakukan dengan cara mengurangkan semua digit dengan nilai bit 1/ merubah bit ‘0’ menjadi ‘1’ atau bit ‘1’ menjadi ‘0’.

     Dalam komplemen 1, digit 1 paling ujung kiri ditambahkan pada digit paling kanan.

      4.) 
Komplemen 2 ( 2’s Complement )

     Komplemen 2 dari suatu bilangan biner dilakukan dengan cara, hasil komplemen 1 ditambah 1.
     
10110ÞKomplemen 2 dari bilangan biner 10110

      5.) 
 Komplemen 7 ( 7’s Complement )

     Komplemen 7 dari suatu bilangan oktal dilakukan dengan cara, mengurangkan angka 7 untuk masing – masing digit dalam bilangan pengurangan.

       6.)  Komplemen 8 ( 8’s Complement )

    Komplemen 8 dari suatu bilangan dilakukan dengan cara, hasil komplemen 7 ditambah 1 (cari komplemen 7 dulu lalu ditambah 1).

      7.) Komplemen 15 ( 15’s Complement )

       Komplemen 15 dari suatu bilangan hexadesimal dilakukan dengan cara, mengurangkan angka 15 untuk masing – masing digit dalam bilangan pengurangan.

       8.) Komplemen 16 ( 16’s Complement )

    Komplemen 16 dari suatu bilangan dilakukan dengan cara, hasil komplemen 15 ditambah 1 (cari komplemen 15 dulu lalu ditambah 1).